5 Jenis Material Atap Rumah Terpopuler

Atap Rumah

Material Atap Rumah Terpopuler – Atap merupakan pelindung rumah yang paling penting. Atap akan melindungi rumah dari sinar matahari dan hujan serta mempercantik tampilan rumah. Oleh karena itu atap rumah harus kuat agar kuat dan tahan lama serta dapat melindungi kondisi rumah dengan terbaik.

Baca juga : Jasa Pembuatan Pagar Rumah

 

  1. Atap Rumah Aspal

Atap Rumah

Jenis atap rumah aspal termasuk terpopuler dan sudah mulai banyak yang memakainya. Dibuat dengan memadukan serat kaca dan aspal berlapis mineral, atap jenis ini hadir dalam dua model yaitu datar dan bergelombang.

Untuk atap aspal bergelombang dapat dipasang dengan cara disekrup pada gelagar, sedangkan jenis atap aspal datar dapat dipasang dengan multiplekser yang disekrupkan pada rangka.

Banyak orang memilih jenis atap rumah beraspal karena mudah dipasang, ringan, tahan api, tahan angin, anti jamur, dan bisa diaplikasikan pada atap miring hingga 90 °. Sayangnya, atap rumah jenis aspal ini terkenal harganya yang mahal dan tidak ramah lingkungan.

 

  1. Atap Keramik

Atap Rumah

Ingin membangun rumah dengan gaya arsitektur rumah mediterania? Anda bisa memilih jenis atap yang terbuat dari keramik. Anda juga bisa menambahkan sentuhan keramik pada bagian depan sebagai teras keramik. Memberikan efek glazed yang menyenangkan, atap keramik jenis ini dapat menghadirkan kesan mewah pada rumah Anda.

Tak hanya itu, jenis atap keramik rumah lebih unggul karena awet, awet, tahan api, minim perawatan, ramah lingkungan, dan menggunakan sistem interlocking seperti genteng untuk pemasangannya.

Kerugian dari atap rumah keramik jenis ini adalah sangat rapuh dan memiliki hambatan angin yang buruk, tidak dapat dipasang pada atap rumah dengan kemiringan lebih dari 30 °, sehingga air tidak akan bocor dan mengalir dengan baik, dan pemasangannya membutuhkan baut untuk membuatnya. Tidak mudah rontok.

 

  1. Atap Beton

Saat ini, jenis atap beton banyak digunakan pada rumah sederhana karena bentuknya yang modern. Kecuali ekstasi, atap jenis ini tentunya sangat kuat karena terbuat dari beton cor dan tulangan besi.

Dengan keunggulan daya tahan bata beton, perawatan minimal dan tahan api, maka atap beton jenis ini memiliki banyak kelemahan, seperti tahan angin dan daya tahan yang lebih berat, yang berpengaruh pada waktu pemasangan. Harganya juga sangat tinggi.

 

  1. Atap Bahan Metal

Jika keawetan menjadi prioritas, Anda bisa memilih genteng metal. Atap jenis ini menggunakan kombinasi material seperti aluminium, besi, tembaga dan seng. Masa ini tipe atap metal banyak dipakai pada gedung-gedung semacam sekolah maupun bengkel.

Keunggulannya adalah pemasangan atap metal jenis ini sangat praktis, ringan, tahan karat, tahan pecah, anti bocor, tidak pemanas, tahan api, tahan angin dan dapat dipasang secara fleksibel di berbagai bidang. Dibalik banyaknya kelebihannya, atap rumah logam jenis ini terkenal harganya yang mahal dan membutuhkan ketelitian yang tinggi pada saat pemasangannya.

 

  1. Atap Tanah Liat

Tentunya Anda sudah sangat familiar dengan jenis-jenis atap tanah liat. Termasuk genteng keramik terpopuler di Indonesia, jenis material atap rumah terpopuler ini dibuat melalui proses pengepresan dan pembakaran. Atap tanah liat jenis ini memiliki kelebihan antara lain ekonomis, tahan lama, dan cukup kuat untuk diinjak.

Namun demikian, jenis material atap rumah tanah liat memiliki banyak kekurangan, seperti mudah tumbuh lumut sehingga harus dicat terlebih dahulu, diperlukan ketelitian pemasangan agar tidak terjadi kebocoran, hambatan angin tidak kuat, dan idealnya harus dipasang pada rangka yang kuat.